Jenis Koneksi Internet dan Kecepatan Aksesnya di indonesia

Mengenal Jenis-Jenis Koneksi Internet dan Kecepatan Aksesnya di indonesia

Pertumbuhan internet tidak hanya menjadi sebagai media informasi dan komunikasi, tetapi internet mampu menciptakan dunia baru pada semua sektor kehidupan, tidak heran jika koneksi internet menjadi kebutuhan dasar bagi sebagian masyarakat di indonesia dan dunia, tingkat ketergantungan manusai pada internet diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan.
Indonesia pertama kali mengenal jaringan internet sekitar tahun 1980an, berawal dari beberapa anak muda ITB yang tergabung dalam klub radio amatir ITB dengan menggunakan pesawat transceiver HF kenwood TS430 dan komputer apple II untuk mempelajari paket radio pada band 40m yang didorong pada TCP/IP dan mengaitkannya dengan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) diseluruh dunia. Pada perkembangannya, pada tahun 1994 indoNET muncul sebagai ISP komersial pertama di indonesia dengan menggunakan metode koneksi internet Dial-Up dan kemudian berkembang menjadi beberapa jenis koneksi internet seperti kita jumpai dewasa ini.

Jenis-Jenis Koneksi Internet di Indonesia

Koneksi internet berkembang sangat pesat dari koneksi internet yang dihubungkan dengan kabel hingga koneksi internet tanpa kabel / nirkabel dengan kecepatan akses yang berbeda-beda. Berikut jenis - jenis koneksi internet dan kecepatan aksesnya di indonesia.

1. Dial-Up
Koneksi internet ini menggunakan saluran telepon tetap maupun bergerak melalui jalur PSTN (public switched telephone network) yang akan menghubungkan komputer dengan ISP (internet service provider) dengan modem sebagai perangkat keras yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog.
Dial-up menjadi koneksi internet yang paling populer dan paling banyak digunakan di bandingkan jenis koneksi internet lainnya, meskipun posisinya mulai terancam dengan perkembangan teknologi wireless sebagai alternatif koneksi internet tanpa kabel. Kecepatan akses koneksi dial-up dari 2400 bps hingga 56 kbps.

2. ISDN (Integrated services digital network)
ISDN adalah suatu sistem komunikasi digital untuk proses transformasi informasi dalam bentuk suara, data dan gambar secara simultan melalui kabel tunggal dari ujung satu pelanggan ke ujung pelanggan lain. Koneksi ISDN memiliki kecepatan hingga 128 Kbps.

3. ADSL (Asymmetric digital subscriber line)
ADSL merupakan koneksi internet broadband yang mempunyai kecepatan tinggi dengan memakai splitter pada sisi pelanggan sebagai pemisah antara saluran telepon dengan saluran modem. Teknologi ini memberikan kecepatan transfer data yang berbeda untuk download dan upload, yaitu 1024 kbps untuk downstream dan 128 Kbps untuk upstream.

4. Wi-Fi (Wireless Fidelity)
Teknologi ini menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisi data,untuk koneksi internet wifi memerlukan titik akses yang biasa disebut hotspot untuk menghubungkan dan mengontrol anatar pengguna dengan pusat jaringan internet.

5. TV kabel
Jaringan tv kabel dapat digunakan untuk koneksi internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps untuk downstream, dan 2,5 Mbps untuk upstream.

6. GPRS, 3G, HSPA dan 4G LTE
Teknologi ini biasa dipakai sebagai koneksi internet pada perangkat mobile seperti handphone, koneksi internet pada perangkat mobile mangalami perkembangan yang sangat pesat, mulai dari penggunaan GPRS yang memiliki kecepatan maksimum 115 kbps dan kini mulai digunakan  4G LTE sebagai teknologi koneksi internet dengan kecepatan hingga 72 Mbps.

Demikian artikel Jenis Koneksi Internet dan Kecepatan Aksesnya di Indonesia, semoga bermanfaat.



what you believe as a truth, not necessarily the truth for others

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

comments
April 11, 2016 at 9:21 AM delete

di kampung saya masih masuk koneksi 3G mas .. 4G belum ada. hehe

Reply
avatar
April 11, 2016 at 9:31 AM delete

iya jaringan 4G memang belum merata di seluruh indonesia, padahal negara maju seperti jepang, korsel, cina, prancis, inggris dan negara negara eropa lainnya sudah menggunakan jaringan 5G

Reply
avatar

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish